SELAMAT DATANG
MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

FKM Undana Kupang Lakukan Diskusi Online Tentang Stunting

8
Situasi saat Diskusi Online di lakukan.

Corpsnews.com, Kota Kupang – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, melakukan diskusi online tentang Stunting, dimulai pada pukul 10.00 – 12.00 WITA melalui E-learning Undana dan Youtube Live”, jumat, 19/06/2020.

Diskusi online dibawah thema;
“Problem Epidemiologi serta Tumbuh Kembang Anak di Wiliyah Semiringkai Kepulauan di Nusa Tenggara Timur (NTT).”

Dalam diskusi tersebut terdapat beberapa Narasumber yang bersedia memberikan materinya secara gratis, yakni; pertama, Dr. Ir. Stefanus P. Manongga, MS., selaku Ketua Lembaga Pembinaan, Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Undana.
Kedua, Dr. Pius Weraman, SKM., M.Kes, Dosen FKM Undana.
Ketiga, Dr. M. Dinah Charlota Lerik, S.Psi., M.Si, Dosen FKM Undana.
Dan Ruth Rosina Riwu, SKM., MPH., Dosen FKM Undana dan selaku Moderator dalam diskusi Online, serta beberapa para Bapak Ibu Dosen dan Mahasiswa FKM yang turut ikut berpartisipasi dalam dikusi tersebut.

Dr. M. Dinah Charlota Lerik, S.Psi., M.Si, salah satu Dosen FKM Undana, menyampaikan bahwa
“Peran penting ibu di dalam besar sekali untuk memberi asupan Asi, merawat sepanjnag hari dan jangan lupa bahwa bayi-bayi yang berat badan lahir rendah masuk dalam inkubator entah selama satu minggu atau tiga minggu sesuai keadaanya dan ada peluang juga bagi bayi BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) dia meninggal ”, ungkapnya.

Menurut Dr. Ir. Stefanus P. Manongga, MS., mengatakan bahwa Di dalam penelitian kami, beberapa waktu kemarin, untuk memicu pertumbuhan fisik misalnya pendek itu akibat hormon pertumbuhannya tidak berkerja secara optimal. Cara mengatasi hormom agar bekerja optimal ialah bisa memberikan intervensi dengan pemberian Zink dan di tambah dengan Fe (Zat Gizi besi) sehingga pertumbuhan hormonya bisa bekerja secara optimum.

Selain itu, Dr. Pius Weraman SKM., M.Kes dalam diskusi online menjabarkan bahwa mengalami stanting ini artinya semua sistem akan menurun karena terjadi degeneratif. Jika terjadi degeneratif berarti dia akan kehilangan berpikir cerdas dan jika dia tidak berpikir cerdas berarti Dia tidak memiliki pengetahuan”, ujarnya.

Ruth Rosina Riwu, SKM., MPH, sebagai Dosen FKM undana, sekaligus Moderator ini menyampaikan Kesimpulan bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh kembang akibat masalah krisis kronis yang sudah terjadi dalam waktu yang sangat lama, namun efeknya baru terlihat pada usia dua tahun. Stunting ini memiliki dampak pada tingkat kecerdasan dan mengurangi tingkat kecerdasan anak yang kemudian dapat menurunkan produktifitas dan menghambat pertumbuhan ekonomis sehingga stanting ini mempunyai dampak yang sangat luas.

Kemudian untuk mengatasi masalah tersebut kita butuh stimulasi kepada balita yaitu Asu Asi dan Asa untuk mengoptimalkan tumbuh kembang dari anak. Ujar Ruth sekaligus menutup segala rangkaian acara kegiatan diskusi online melaui Live Streaming.

Loading...

Penulis Iren
Editor Fiand

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat