Loading...

DADY NARWAWAN, KETUA PARTAI GOLKAR KAB. MANOKWARI MERASA DI ZALIMI DPD I PAPUA BARAT

0

CORPS NEWS, JAKARTA – DPP Partai Golkar menyerahkan rekomendasi pada para bakal calon (bacalon) bupati dan wakil bupati yang akan berkompetisi pada Pilkada 2020 di Provinsi Papua Barat.

Loading...

Penyerahan rekomendasi dalam bentuk surat penetapan sementara dan surat tugas secara lisan itu dilakukan dalam pertemuan dengan para bacalon se Tanah Papua Barat tersebut di Sekretariat DPP Partai Golkar Slipi Jakarta, Sabtu (21/03/2020)

BACA: Dizalimi DPD 1 papua barat, Dady narwawan adukan ke dpp partai Golkar

Pada penyerahan surat tugas sementara tersebut, untuk Pilkada kabupaten Manokwari DPP Partai Golkar menyerahkan surat tugas sementara tersebut kepada Ketua DPD I Partai Golkar Papua Barat, Mozes Rudi Frans Timisela, ST sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Manokwari.

Loading...

Terkait penyerahan surat tugas tersebut Ketua DPD 2 Partai Golkar yang juga merupakan bakal calon wakil bupati Manokwari Dady Narwawan Merasa Di Zalimi DPD 1 Partai Golkar Papua Barat.

Pasalnya Partai Golkar melakukan pembukaan pendaftaran seleksi bakal calon bupati dan Bakal calon Wakil Bupati kabupaten Manokwari secara terbuka. Akan tetapi pada penyerahan Surat tugas sementara oleh DPP Partai Golkar kepada para bakal calon bupati Dan Wakil bupati mulai terkesan tertutup bahkan dirinya sebagai Ketua DPD 2 Partai Golkar yang juga sebagai salah satu bakal calon wakil bupati Manokwari tidak di berikan informasi terkait penyerahan surat tugas sementara tersebut. Hal tersebut disampaikan pada Konferensi pers Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Manokwari Dady Narwawan tadi pukul 16.00 di Lobby Hotel Sentral Jakarta, (22/03/2020).

Loading...

Pada konferensi pers Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Manokwari Dady Narwawan tersebut selain merasa di Zalimi juga mengecam atas tindakan Ketua DPD I Partai Golkar Papua Barat Rudy Timisela yang tidak melibatkan pengambilan surat Tugas pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manokwari di DPP Partai Golkar.

Konferansi Pers yang di hadiri sejumlah Pengurus Partai Golkar Kabupaten Manokwari dan Juga ketua tim sukses pemenang pasangan JADI (Jhoni Dimara dan Dady Narwawan), menurutnya terkait dengan pengambilan surat tugas tidak melibatkan seluruh ketua DPD II Papua Barat, termasuk ketua DPD II Kabaupaten Manokwari.

“kami DPD II tidak pernah mendapat pemberitahuan baik tertulis maupun lisan, sehingga pengambilan surat tugas ini benar – benar saudara Rudy Zolim terhadap pengurus tingkat DPD II, sehingga hari ini kami wajib melakukan kecaman atas tindakan Rudy sebagai Ketua DPD I Papua Barat yang tidak menjadi pemimpin yang baik di partai Golkar sendiri’ terang Marwawan selaku Ketua DPD II Partai Golkar.

Dady menambahkan dalam konfrensi persnya, bahwa “terkait dengan pemilukada di Papua Barat ini, kami memohon kepada DPP agar mempertimbangkan keputusan ini, sehingga kami dari akar rumput bisa kami tindaklanjut, karena keputusan DPP ini menjadi keberatan bagi kami DPD II, ini partai besar, kenapa keputusan seperti ini kami tidak tahu, apa yang melatarbelakangi masalah ini” tegas Ketua DPD II.

Tindakan Rudy Timesela membuat gerang semua pengurus DPD II – DPD II di seluruh Papua Barat, bagiaman partai Golkar menjadi besar, bila oknum – oknum seperti ini, padahal Partai Golkar sudah di bangun dengan baik oleh para pendiri Golkar ini, kenapa hanya seorang Rudy bisa merusak citra ini. pungkas ketua DPD II Kabupaten Manokwari.

AYUB MSIREN
Loading...

Di tempat yang sama pada Komferensi pers Tersebut, Ayub Msiren, Ketua tim sukses pemenang pasangan JADI (Jhoni Dimara dan Dady Marwawan), menyayangkan tindakan ketua DPD I Partai Golkar Papua Barat tersebut yang terkesan tertutup dengan tidak melanjutkan undangan DPP Partai Golkar.

Di sampaikannya, “Ketua DPD II Manokwari tidak menghadiri penyerahan surat tugas sementara tersebut sehingga tidak menerima surat tugas tersebut di karenakan tidak mendapatkan informasi dari DPD I Partai Golkar Papua Barat”

Lebih lanjut, Ayub juga menyayangkan kejadian tersebut, menurutnya Jika ingin menghadirkan Pilkada yang Jujur dan Adil Pada Pilkada Manokwari  Sebagai Ketua DPD I Partai Golkar seharusnya memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat bukan sebaliknya dengan terkesan tertutup dalam kontestasi Pada Pilkada Manokwari.”(CN/Red)

Loading...
Loading...
Loading...