SELAMAT DATANG
MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG
Pelaku penganiayaan di amfoang timur dilepas berkeliaran, korban di abaikan

Pelaku penganiayaan di amfoang timur dilepas berkeliaran, korban di abaikan

CORPSNEWS, Kota Kupang –  Tersangka dalam kasus penganiyaan, Helena Lelis – Koli kepada Marta Lelis, wanita asal Desa Nunuanah, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang dilepas berkeliaran, sedangkan korban di abaikan karena Pelaku di duga pura-pura gila.

Demikian di sampaikan Marta Lelis ketika ditemui wartawan Corpsnews di Rumah Kerabatnya, di Kota Kupang. Rabu (5/2/2020).

“Semua tetangga di sana ketahui bahwa dia tidak gangguan jiwa, Hari – hari kelihatan sehat-sehat saja,” kata Marta.

Kasus penganiayaan yang dialami Marta Lelis pada Sabtu (05/10/2019). Kasus penganiayaan tersebut sebelumnya telah dilaporkan kepada Polsek Amfoang Timur.

“Saat itu saya dipukul kenakan kayu kasuari berukuran kurang lebih 1 meter oleh Helena Lelis – Koli, kepala saya bocor, tangan kiri saya patah dan tangan kanan keseleo. Setelah itu juga langsung bersama anak saya melapor ke kantor Polsek Amfoang Timur, kemudian saya di visum, namun hingga detik ini belum ada tindak lanjut untuk kasus tersebut,” ungkap Marta.

“Saya juga takut pulang ke rumah saya di Nunuhanah karena Helena Lelis – Koli yang sebagai pelaku itu juga mengancam untuk bunuh saya, sehingga saya memilih untuk tetap tinggal di Kota Kupang, walaupun harus meninggalkan pekerjaan saya di desa,” ujar Marta.

Saya berharap kasus ini segera diselesaikan, “ ingin melanjutkan hidup bersama keluarga kami sebagaimana mestinya, kami mohon untuk pihak yang berwenang dapat menyelesaikan kasus ini dengan cepat supaya kami bisa hidup tenang,” harapnya.

Informasi dari Kabit Res Amfoang Timur yang dihubungi melalui Kabit PPA Kabupaten Kupang, IPDA Fridinari Kameo via WhatsApp menyampaikan bahwa tersangka sedang di rawat jalan di RSJ Naimata.

Loading...

“Kasus ditangani Langsung oleh Polsek Amfoang Timur. Kasus sudah P21 tapi memang belum ke tahap dua karena saya juga lihat waktu tersangka di dalam sel agak aneh -aneh sedikit, kayak orang bingung, waktu mau tahap dua sana, jadi jaksa minta periksa kejiwaan. Sementara tersangka lagi berobat di Rumah Sakit Jiwa Naimata,” ungkap Kameo.

dr. Dickson Legoh

dr. Dickson Legoh selaku Direktur Rumah Sakit Jiwa Naimata, Kota Kupang ketika dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya menyampaikan bahwa belum ada pasien maupun client bernama Helena Lelis – Koli di RSJ Naimata, jelasnya.(NTT)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Loading...
Loading...
Loading...
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat