CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

Polisi Diminta Usut Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah Kepala BPN Makassar

MAKASSAR – Aktivis Pemuda dan Mahasiswa (APM) Sulawesi Selatan kembali melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor ATR-BPN Makassar, Jalan AP Pettarani, Selasa (31/12/2019).

Massa aksi ini menyoroti kasus dugaan pemalsuan sertifikat tanah di kawasan Kima, Kota Makassar.

Jendral Lapangan Aksi Iksan Al-Faraby menyebut bahwa pihaknya menduga kepala ATR-BPN Makassar melakukan kerjasama dengan kelompok mafia tanah. Kasus pemalsuan sertifikat tanah bukan pertama kali terdengar.

“Andi Bakti selaku kepala ATR-BPN dianggap pelaku utama dalam pemalsuan sertifikat tersebut,” tegas Iksan dalam orasinya.

Bahkan Iskan sangat mengecam tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh Andi Bakti selaku kepala kantor ATR/BPN Makassar.

Ketua Umum APM Sulsel ini dengan tegas meminta kepada Mabes Polri dan Polda Sulsel untuk segera memeriksa Andi Bakti dan memproses sesuai dengan UUD.

“Kantor BPN Makassar harus di bersihkan dari para mafia tanah. Kondisi kantor pertanahan hari ini sudah semakin kotor,” ucapnya.

“Di dalam Pasal 264 KUHP ditegaskan bahwa: Pemalsuan surat diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun,” tambahnya. (*)

Terbitkan Pada: 31 Desember 2019 by Corps News

BAGIKAN :
Share
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat