CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

UNJUK RASA Berujung Ricuh di Jakarta, 1438 Orang Ditangkap dan 380 Orang Jadi Tersangka!

BAGIKAN :

Jakarta – Kepolisian mengamankan 1.489 orang terkait aksi unjuk rasa yang berujung rusuh di Jakarta pada 24-30 September 2019.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan dari jumlah tersebut, 380 diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Adapun penetapan tersangka kepada ratusan orang tersebut didasari berbagai alasan.

Loading...

Antara lain terlibat dalam kerusuhan, melempari aparat, dan menyebarkan berita bohong atau hoaks dari video yang diambil di lapangan.

Selain itu, ada pula yang kedapatan membawa bom molotov, senjata tajam, serta merusak pos polisi.

Loading...

Mantan Kapolres Bekasi Kota tersebut menuturkan dari 380 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, 179 orang dilakukan penahanan.

Sementara 1.310 orang dipulangkan lantaran tidak terbukti bersalah, ditangguhkan penahanannya atau masih berusia di bawah umur.

“179 orang ini ada 2 oknum mahasiswa, ada 2 oknum pelajar, dan yang preman, atau yang tidak bekerja ini ada 175 orang,” katanya.

Loading...

41 polisi terluka

209 orang terduga perusuh dan 41 anggota polisi terluka akibat unjuk rasa anarkis yang terjadi, Senin (30/9/2019).

“Anggota Polri yang mengalami luka ada 41 orang, kemudian untuk perusuh 209 orang,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2019).

Ia mengatakan sebagian besar perusuh dan polisi menderita luka ringan.

Namun demikian, ia tak merinci apa penyebab luka yang dialami perusuh dan polisi.

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah tersebut menuturkan orang-orang yang mengalami luka akibat peristiwa kericuhan tersebut kini menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Jakarta.

Di antaranya RS Polri, RS AL Mintohardjo, RS Pelni, RSPP, RS Bakti Mulya, dan Bidokes.

“Semua masih dalam luka-luka ringan, masih dalam proses penanganan medis oleh beberapa rumah sakit. Ada RS Polri, RS AL, Pelni, RSPP, Bidokes, kemudian RS Bakti Mulya, juga klinik DPR MPR,” katanya.

Pedagang masker raup untung

Ali, pedagang masker di dekat Stasiun Palmerah mengaku pendapatannya naik 20 persen akibat adanya demonstrasi di sekitar Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta dalam beberapa hari belakangan ini.

“Ya lumayan lah, naiknya sekitar 20 persen, ” ujar Ali saat berbincang dengan awak media, Selasa (1/10/2019).

Banyak demonstan maupun warga yang sengaja membeli masker yang dijajakan Ali guna menghindari debu dan gas air mata yang ditembakan aparat kepolisian.

Masker juga digunakan agar wajah terhindar dari teriknya matahari.

“Selain yang demo, yang beli masker biasanya juga ojek online atau pengendara motor yang lewat,” ujar Ali.

Ali yang tinggal di Kebayoran mengaku biasa berjualan di sekitar Stasiun Palmerah.

“Kerusuhan kemarin saya jualan, ya ikutan kena gas air mata juga” ujarnya.(Tribunnews)

Terbitkan Pada: 3 Oktober 2019 by Corps News

BAGIKAN :
Loading...
TERIMA KASIH
TELAH MENGUNJUNGI CORPSNEWS
MEDIA FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat