CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Viral.. Video Ajakan Mahasiswa Jangan Mau Di bodohi dan Di Provokasi Oleh Taliban KPK

JAKARTA – Sebuah video viral di media sosial diketahui dalam video tersebut ada tulisan tentang Pimpinan BEM dikumpulkan KPK sebelum aksi.

Dalam video tersebut juga turut hadir dalam acara tersebut juru bicara KPK Febry Diansyah. Penggelembengan untuk beraksi anarkis di lakukan di ruangan konfrensi pers loby gedung KPK. aksi mahasiswa di gembleng agar melakukan cara cara radikal begitu narasi awal pada video tersebut.

Berikut Narasi KPK dalam breafing tersebut yang menurut video tersebut di sampaikan 0leh Bachtiar FIRDAUS “Ini adalah saat – saat penting bagi kita untuk Mengeluarkan.. yang namanya Jurus radikalisme, radikal elegan, radikal elegan, radikal dalam menuntut nilai nilai itu di tegakkan, tapi caranya harus elegan, cara elegan adalah bahwa kita harus punya daftar daftar yang memutar balikkan semua yang sedang dipublikasikan oleh pihak luar sana”

Loading...

Dalam video tersebut juga ada tulisan Inilah mahasiswa binaan taliban KPK Manik Marganamahendra Ketua BEM UI, Dinno Ardiansyah ketua BEM Universitas Trisakti.

Terakhir tulisan dalam video tersebut ajakan Mahasiswa Jangan Mau Di bodohi dan Di Provokasi Oleh Taliban KPK.

Loading...

Sebelumnya dilansir dari kompas Viral Video dan Narasi KPK Briefing Mahasiswa Demonstran, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluruskan informasi terkait video yang menarasikan seolah-olah KPK sedang rapat bersama mahasiswa jelang demonstrasi di Gedung DPR, Selasa (24/9/2019) hari ini.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, video tersebut diambil pada 11-12 September 2019 lalu saat KPK menerima audiensi dari sejumlah tokoh terkait gerakan antikorupsi, termasuk mahasiswa.

“Informasi yang benar adalah, pada tanggal 11-12 September 2019 KPK menerima audiensi sejumlah perwakilan masyarakat antikorupsi seperti GAK dan akademisi yang concern dengan isu antikorupsi serta perwakilan Pimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa,” kata Febri dalam keterangan tertulis.

Loading...

Febri menuturkan, KPK pun telah mengeluarkan rilis resmi terkait kegiatan itu.

Dalam rilis itu, tertulis bahwa para perwakilan antikorupsi berkumpul di Ruang Konferensi Pers setelah aksi menyalakan lilin dan laser yang dilakukan mahasiswa.

Pertemuan antara mahasiswa dan aktivis gerakan antikorupsi itu membahas sejumlah isu yang masih bergulir ketika itu yakni seleksi calon pimpinan KPk, revisi UU KPK, dan revisi KUHP.

Febri pun menyayangkan tersebarnya video dengan narasi yang melenceng tersebut. KPK mengajak masyarakat untuk menghargai pendapat para mahasiswa.

“KPK mengajak semua pihak menghargai niat tulus dari para mahasiswa dan masyarakat yang menyuarakan pendapatnya. Jangan sampai mahasiswa dituduh digerakkan oleh pihak-pihak tertentu,” kata Febri.

Lebih lanjut, Febri juga mengajak masyarakat untuk bersikap rasional dan tetap menjadi bagian gerakan antikorupsi meski mebdapat banyak tantangan termasuk beredarnya infoemasi-informasi tak benar seperti yang ada di atas

“Akan tetapi hal tersebut perlu kita hadapi bersama. Karena pemberantasan korupsi adalah miliki semua masyarakat Indonesia,” ujar Febri.(***)

Terbitkan Pada: 25 September 2019 by Corps News

Loading...
TERIMA KASIH
TELAH MENGUNJUNGI CORPSNEWS
MEDIA FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat