CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Aksi Kasus Proyek PLTU Riau-1, Massa FRAKSI Nyaris Bentrok Di Depan KPK

JAKARTA – Ratusan massa yang tergabung dalam Front Rakyat Anti Korupsi (FRAKSI) sempat adu mulut dengan sekelompok Preman yang diduga berasal dari pendukung Airlangga Hartarto, saat kelompok Fraksi akan menggelar aksi didepan Gedung Kantor KPK,Kuningan, Jakarta Selatan, Senin Siang 11.00 Wib, 16/9/2019.

Menurut keterangan peserta Aksi, bahwa tetap lanjutkan aksinya dengan berorasi dan bentangkan berbagai spanduk, poster dukungan kepada KPK agar mengusut tuntas para terduga KKN Proyek PLTU Riau-1, salah satunya Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

“Tadi saat kami bersama peserta aksi yang terdiri dari Mahasiswa, Masyarakat, Tokoh dan Aktivis akan menggelar di depan Gedung KPK, kami dicegat oleh sekelompok preman (30 orang lebih) pendukung Airlangga. Kami dipaksa oleh mereka untuk tidak gelar aksi dan jika dilanggar mereka ancam akan terjadi gesekan dilapangan, kami tak ingin ribut, kami hanya ingin sampaikan aspirasi dengan damai,” terang Yusuf koorlap Aksi dari FRAKSI.

Loading...

Dari pantauan dilapangan depan Gedung KPK terlihat beberapa petugas Kepolisian berjaga, media pers dan massa sipil nampak lalu lalang seperti biasanya. Nampak didepan KPK, banyak terpasang spanduk, karangan bunga dukungan kepada KPK untuk mengusut tuntas berbagai kasus korupsi di tanah air.

Ditanya apakah ada gesekan fisik dilapangan, Yusuf jelaskan tidak ada gesekan fisik, hanya sempat mereka mengambil paksa spanduk yang kami bawa.

Loading...

“Sampai saat ini pukul 12.30 mereka para preman yang berbadan tegap dan identik berasal dari Indonesia Timur masih bergerombol berpencar dan berjaga di warung-warung sekitar Gedung KPK,” tambah Yusuf.

Dasar FRAKSI lakukan aksi unjuk rasa ke KPK adalah berawal dari keterangan tervonis kasus KKN PLN Eni Maulani Saragih, yang mana dalam kesaksiannya Eni menyebut nama Airlangga Hartarto yang diduga kuat terlibat dalam kasus proyek PLTU Riau-1.

“Sampai saat ini KPK belum mengusut tuntas atas keterangan Eni yang menyebut nama Airlangga, karenanya kami mendesak sekaligus memberi dukungan agar KPK segera mengusut tuntas agar jelas persoalannya. Kami dari FRAKSI akan terus lakukan aksi dilain waktu sampai ada proses hukum yang konkrit,” urai Korlap Fraksi.

Loading...

Ditanya soal insiden yang menimpa tadi didepan KPK, Yusuf tegaskan bahwa ini merupakan coretan demokrasi, seharusnya dalam negara demokrasi tidak terjadi hal ini. Saya mengharap pihak Polri mengusut para preman tersebut agar negara Indonesia yang berlandaskan hukum tidak menjadi negara bar-bar, tutup Yusup dalam wawancara Persnya di samping Kantor Gedung KPK. (Tabayun)

Terbitkan Pada: 16 September 2019 by Corps News

Loading...
TERIMA KASIH
TELAH MENGUNJUNGI CORPSNEWS
MEDIA FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat