CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

KORPS Nusantara “Zulkarnain Hasan SHi” Kapan Mobil ESEMKA di Jadikan Mobil Dinas Presiden?

BAGIKAN :

Jakarta.CorpsNew.com – Ketua bidang anti Korupsi Pimpinan Nasional KORPS Nusantara, Zulkarnain Hasan SHI, mempertanyakan kapan mobil ESEMKA di jadikan mobil nasional, sehingga menyarankan untuk Presiden Republik Indonesia dan jajaran Menterinya untuk menggunakan Mobil Esemka sebagai mobil dinasnya dari pada menggunakan mobil mewah hutang negara makin menumpuk saja, Rabu,Jakarta (28/08/2019).

“Perencanaan pembelian mobil mewah untuk Presiden Joko widodo dan para menteri Kabinet harganya sebesar Rp. 147 Milyar ini dana diluar dari dana pemindahan Ibu Kota Negara kalau di gabungkan bangkrut sudah negara kita
dan ini bentuk pemborosan bahkan hutang negara hampir tak kunjung selesai. Kami menolak rencana pembelian mobil mewah para pejabat negara dan pindahnya IKN. Sesungguhnya ini sangat memboroskan APBN, bahkan merugikan rakyatnya sendiri,” katanya.

Lebih lanjut, Zulhas khawatir nasib mobil mewah sama pemindahan ibukota Negara ini seperti mobil Esemka yang didengung-dengungkan Jokowi saat masih jadi walikota Solo dulu. Tapi mobil esemka hingga saat ini tak kunjung ada dan
tidak pernah dinikmati oleh rakyat Indonesia.

Loading...

seharusnya pemerintah itu dapat lebih
Bijak, berempati dengan kondisi rakyat Indonesia saat ini, dana yang dialokasikan untuk membeli mobil dinas Presiden, Para Menteri Kabinet dan memindahkan Ibu kota Negara itu alangkah baiknya dapat dialokasikan kepada hal lain, masih banyak para korban bencana alam yang rumahnya belum kembali di bangun, banyak fasilitas umum rusak seperti jalan, jembatan dan sekolah masih banyak yang rusak di daerah-daerah pelosok Nusantara

Zulhas mengatakan, “Pemerintah kita harus belajar dari kepala negara atau kepala pemerintahan negara lain yang bangga menggunakan mobil buatan negaranya sendiri seperti PM Malaysia, Presiden Korea Selatan, Presiden Tiongkok, PM Jepang. Belilah mobil produk dalam negeri seperti mobil Esemka aja. Tujuannya untuk mengembangkan mobil nasional dan memenuhi janji kampanye Pilpres 2014 yang lalu. Sebagai tanda presiden konsisten dengan targetnya menguatkan pendidikan vokasi dan membuktikan keberpihakannya pada hasil pendidikan vokasi,” lanjutnya.

Loading...

Jika mobil Esemka belum siap dan memindahkan IKN juga belum siap, Zulhas menyarankan untuk menggunakan mobil lain yang memiliki harga yang lebih murah, yang sudah teruji bandel, murah, dan hemat BBM sehingga akan menghemat anggaran, begitu juga memindahkan IKN, dananya dapat digunakan untuk modal pengembangan mobil nasional dan pembangunan secara merata.

“Menggunakan mobil sejuta umat dan
Mempertahankan Ibu Kota Negara di Jakarta itu tidak akan menurunkan marwah Pemerintahan jokowi. Jangan sampai rakyat berpandangan Pemilu lalu bukan mensejahterakan rakyat tapi malah memanjakan para pejabat negara dengan berbagai fasilitas dari anggaran rakyat hingga akhirnya rakyat makin sengsara,”tutupnya zulhas
Rabu, 29/08/2019.

Editor : Iwa K.
Copyrigth@2019 CorpsNews. Indonesia
INDONESIA – JAKARTA.

Loading...

Terbitkan Pada: 29 Agustus 2019 by Corps News

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Loading...
TERIMA KASIH
TELAH MENGUNJUNGI CORPSNEWS
MEDIA FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat