CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Pasutri di Jember Bertarung di Pilkades, Visi-Misi Istri Dukung Suami

Jakarta – Pemilihan umum biasanya diwarnai dengan perang visi misi. Namun, hal itu tidak terjadi di Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember. Visi misi salah satu calon mendukung visi misi calon lainnya.

Tensi politik di desa yang berjarak 30 kilometer dari pusat kota Jember itu bisa dibilang tidak ada. Sebab, calon Kades hanya diikuti 2 orang yang ternyata berstatus suami-istri, yakni Haji Mukip dan Hj Nurul Hidayati.

Keunikan Pilkades di Desa Wonojati juga tampak dari visi misi yang disodorkan para calonnya. Visi dan misi Mukip sangat serius: ‘Bersama Rakyat Membangun Desa dengan Profesional dan Amanah’.

Loading...

Sedangkan Nurul Hidayati mengusung visi yang mendukung visi misi suminya: ‘Makmum Suami dan Menjadi Istri Sholeha’.

Pasangan suami istri yang mengikuti Pilkades di JemberProfil pasangan suami istri yang mengikuti Pilkades di Jember. Foto: Dok. Istimewa

Loading...

Saat diwawancarai, Nurul hanya bilang takzim sepenuhnya pada suaminya. Terkait pencalonannya, hal itu bertujuan membantu sang suami. “Sebab, tidak ada yang nyalon kades lagi,” tuturnya, Minggu (11/8).

Sangat jelas pencalonan Nurul untuk memenuhi syarat agar Pilkades tetap berjalan. Hal ini dapat dilihat dari salah satu misinya yang berbunyi ‘mendukung penuh, mendampingi suami saat menjadi Kades Wonojati dalam keadaan sudah dan senang ataupun suka dan duka’.

Nurul berharap suaminya bisa mengemban amanah seperti ekspektasi warga.

Loading...

Sementara, Mukip yang di kampungnya biasa disapa Haji Amin mengatakan istrinya dijadikan calon kades karena terpaksa. Ia bercerita, warga tetap menghendakinya melanjutkan Kades periode kedua. Padahal, Mukip awalnya merasa cukup menjadi Kades satu periode saja.

“Sampai didatangi 80 orang warga perwakilan dari 4 dusun memaksa saya maju lagi. Itu H-4 penutupan pendaftaran bakal calon Kades,” kenangnya.

Mukip terpaksa nyalon, karena warga mengancam bakal memboikot Pilkades. Bahkan, puluhan warga itu akan tidur di rumah Mukip jika sampai ia tidak mendaftar.

Mukip akhirnya menuruti tuntutan warganya. Bahkan, segala persyaratan pencalonan dibantu warga mengurus sampai selesai.

Warga mutlak menghendaki Mukip. Namun, Pilkades mengharuskan calon lebih dari seorang. Oleh karena itulah istri Mukip dimajukan sebagai calon bayangan.

“Visi misi istri dibuat sendiri. Ya itulah yang ada dipikirannya bukan dibuat-buat,” tuturnya.

Menurutnya, tidak ada jurus rahasia sampai tiada lawan yang menantangnya di kontestasi Pilkades kali ini. “Orang tua berpesan, jangan pernah mengambil hak orang lain,” tegasnya.

Selama menjadi Kades di tahun 2013-2019 Mukip mempermudah semua urusan warga. Bahkan, 24 jam ia siap tanda tangan.

Selain itu, Mukip memastikan wilayahnya aman dari kasus pencurian. “Kalau ada maling, saya sendiri yang ikut nangkap bersama polisi,” ujar pria 39 tahun ini.(Kumparan)

Terbitkan Pada: 11 Agustus 2019 by Corps News

One thought on “Pasutri di Jember Bertarung di Pilkades, Visi-Misi Istri Dukung Suami

  1. Loading...
    Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Loading...
TERIMA KASIH
TELAH MENGUNJUNGI CORPSNEWS
MEDIA FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat