CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Korupsi Dana Desa, Rp.235 juta lebih, Bapak Dan Anak di Hadapkan ke Meja Hijau

BAGIKAN :

KUPANG – Menarik untuk dicermati terkait kasus dugaan korupsi dana desa yang terjadi di Kabupaten Ende, tepatnya di desa Mole kecamatan Ndori. Tak disangka bapak dan anak diduga “makan dana bantuan desa yang seharusnya diperuntukan bagi kepentingan masyarakat dan pembagunan di desa.

Sang bapak H. Masrun Ambbry yang menjabat sebagai kepala desa Mole ini, bersama bendahara desa, Adrian Amry yang adalah anak kandungnya, terpaksa berurusan dengan hukum karena diduga “makan” dana desa Mole.

Berkaitan dengan kasus korupsi tersebut , Pengadilan Tipikor kelas 1A Kupang telah menggelar sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum.(JPU) pada kamis (1/7/2019). JPU dalam dakwaannya menyebutkan, kedua terdakwa telah menyalagunakan anggaran dana desa tahun 2015 terkait pekerjaan drainase MCK ,dan tembok penahan tebing. Akibat dari perbuatan oleh kedua terdakwa, maka negara mengalami kerugian sebesar Rp.235 juta lebih.

Loading...

Olehnya kepada ke dua terdakwa di ancam dengan pidana pasal 2 ayat (1) juncto pasal 3 ayat undang undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah di ubah dan di tambah dengan undang undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Pantauan KPK, jalannya sidang yang pimpin oleh hakim ketua Ikrar Niekha.E.Fau. SH.MH di dampingi oleh Ali Muhtarom dan Ibnu kholik sebagai anggota berjalan tertib. Kedua terdakwa terlihat serius dan sopan mengikuti jalannya siding.

Loading...

Sang Kades H. Masrun Amry saat di konfirmasi usai mengikuti persidangan mengatakan, pihaknya menghormati apa yang telah di uraikan dalam dakwaan JPU. Diriya mengutarakan rasa penyesalan dan permohonan maaf kepada pemerintah kabupaten Ende dan terlebih kepada masyarakat desa Mole kecamatan Ndori yang ia pimpin selama ini. Hal yang sama juga di ungkapkan sang anaknya, Adrian Amry yang menjabat sebagai bendahara Desa Mole.

Saat menjalani persidangan perdana, terlihat ke dua terdakwa belum di dampingi oleh penasihat hukumnya. Namun sesuai informasi yang diterima KPK, pada sidang selanjutnya di pastikan tim pengacara dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surya NTT yang di ketuai E Nita Juwita SH.MH. yang akan mendampingi kedua terdakwa. Sidang berikut nya di jadwalkan berlangsung Kamis. ( KPK)

Terbitkan Pada: 3 Agustus 2019 by Corps News

Loading...
BAGIKAN :

One thought on “Korupsi Dana Desa, Rp.235 juta lebih, Bapak Dan Anak di Hadapkan ke Meja Hijau

  1. Loading...
    Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Loading...
TERIMA KASIH
TELAH MENGUNJUNGI CORPSNEWS
MEDIA FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat