CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Jalih Pitoeng : Dua Pertemuan Prabowo Yang Memukau Sekaligus Memukul

JAKARTA, CORPSNEWS – Pertemuan 13 Juli antara Prabwo dan Jokowi serta pertemuan Prabowo dengan Megawati 24 Juli siang tadi mampu memporak porandakan pertahanan lawan bahkan hingga garis pinalti.

Disaat Prabowo seakan dihianati oleh beberapa politisi yang terbaca akan menyebrang dan meninggalkan Koalisi Adil Makmur, dirinya santai tak berkomentar.

Namun ketika dia menendang bola lewat gerbong kereta, sebagian dahi berkerut kebingungan ditengan kecaman dan tangisan pendukungnya yang kecewa saat itu.

Loading...

Kehadiran nya ke Jl. Teuku Umar kediaman mantan presiden yang juga ketua umum PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) itu sontak meruntuhkan spekulasi-spekulasi selama ini.

Yang dahulu dengan bangga bahkan telah bermimpi jadi menteri karena merasa sukses mendekati Jokowi, hari ini harus termenung kecut. Karena bola ada dikaki Prabowo persis didepan gawang.

Loading...

Dengan menu sederhana, nasi goreng kesukaannya, Prabowo disambut hangat dan mesra oleh sang pemimpin tertinggi partai berlambang banteng ini dikediaman Megawati Soekarno Putri.

Nampak pula putri tercinta Megawati yaitu Puan Maharani ditemani para petinggi partai Pramono Anung dan Ahmad Muzani selaku Sekjen Partai Gerindra.

Sebuah pemandangan yang sangat memukau sekaligus memukul secara telak. Karena dapat diduga apapun yang diminta apapun akan diberikan padanya. Asalkan jangan minta sebagai presiden tentunya. Sehingga secara tidak langsung hal tersebut dapat diartikan sebagai pukulan telak bagi para pihak yang telah diduga menghianatinya. Demikian juga bagi para pendukungnya yang selama ini melihat politik itu hitam putih.

Loading...

Karena Prabowo adalah satu satunya rival dalam kontestasi pilpres yang baru saja berlalu. Dengan perolehan suara yang sangat signifikan. Bahkan rakyat pendukungnya hingga saat ini masih tetap ngotot bahwa Prabowo lah yang menang versi mereka. Termasuk salah satu upaya yang masih berlangsung saat ini di DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu).

Terlebih karena hingga saat ini belum ada pemimpin dunia yang mengucapkan kemenangan terhadap Joko Widodo pasca putusan KPU 30 Juni yang lalu sebagaimana lazimnya. Demikian besar keinginan kubu 01 Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin untuk mendapat pengakuan secara de fakto agar dapat terutama dari mantan rival nya Prabowo Subianto.

Nampaknya tanpa kita sadari dunia luarpun menunggu reaksi Prabowo dan para pendukungnya apakah telah menerima semua proses dan keputusan yang sudah berlangsung.

Karena jika pengakuan dari Prabowo dan para pendukung secara de fakto belum dikantongi, maka akan terasa berat bagi pemerintahan Jokowi kedepan walaupun secara de jure dirinya telah mendapat legalitas berupa keputusan MK (Mahkamah Konstitusi) dan KPU RI (Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia).

Semua proses nan panjang ini akan terus menjadi sebuah bahan pengamatan sekaligus pelajaran yang menarik bagi rakyat khususnya yang begitu lugu, jujur dan memahami politik dengan bersih dan apa adanya.

Kita tunggu episode dan kejutan-kejutan berikutnya…!!!

#BJP_Bang Jalih Pitoeng

Ketua Umum DPR RI
(Dewan Persaudaraan Relawan & Rakyat Indonesia)

Terbitkan Pada: 24 Juli 2019 by Corps News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Loading...
TERIMA KASIH
TELAH MENGUNJUNGI CORPSNEWS
MEDIA FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat