CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Ketua Korps Nusantara Jawa Timur “Khudaifi” : Utang Negara Indonesia Sangat Memprihatinkan.

BAGIKAN :

Madura – Ketua Korps Nusantara Jawa Timur, Khudaifi memprihatinkan keadaan utang yang ditanggung negara hingga 2019 ini sangat berbahaya, pasalnya jumlah utang yang ditanggung dalam 4 tahun pemerintahan Jokowi bertambah fantastis hampir 5000 triliun rupiah.

“Utang negara sekarang sudah mencapai jumlah yang sangat besar, yaitu sekitar Rp. 3.600 triyun (dibulatkan). Ketika Jokowi disumpah sebagai Presiden, utang negara sebesar sekitar Rp. 2.600 triliun. Dalam waktu 2 tahun dia menambah utang sebesar Rp. 1.000 trilyun atau sebesar 38,46 %. Ini peningkatan yang luar biasa dalam waktu 2 tahun saja,” ungkap Khudaifi dilansir Corpnews.com

“Ini dilakukan yang tercermin dari perkembangan perundang-undangan kita dalam bidang ekonomi sejak terbitnya UU no. 1 tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing. Pada akhirnya dalam keadaan negara terlilit utang sangatlah besar.

Loading...

Khudaifi mengatakan rakyat Indonesia akan menjadi korban karena akan semakin dipersulit dengan pajak dan sebagainya.

“Sangat benar bahwa rakyat yang akan dibebankan oleh pemerintah sekarang, sebagai contoh melalui pajak. Pembiayaannya utang. Utang ini dibayar dari APBN yang 90 % dari pajak, di sinilah letak dibebankan kepada rakyat dalam memungut pajak yang lebih besar dengan berbagai macam cara dan metode.

Loading...

“Menurutnya, infrastruktur dibangun tanpa perhitungan apakah ada yang akan menggunakannya? Di mana-mana dibangun jalan tol yang mahal tanpa perhitungan. Apakah kalau sudah jadi akan ada yang memakai? Ada ruas di Papua yang kalau jadi, berapa jumlah mobil di wilayah itu. Jangan lupa bahwa kalau infrastruktur terbangun, harus keluar banyak uang untuk pemeliharaan (maintenance),” tegas Khudaifi

Bang Khudaifi menyarankan agar Rezim saat ini dapat memperhitungkan segala sesuatunya dengan baik. Bukan hanya pencitraan semata. Kerena rakyat sekarang membutuhkan langkah kongkrit yang menyentuh langsung kepada masyarakat.

“Pembangunan dilakukan dengan perhitungan yang matang tentang biaya dan manfaatnya (cost benefit ratio). Jangan asal pencitraan saja,” pungkasnya. Madura Jawa Timur 08/07/2019.(***)

Loading...

Corpsnews/Zul

Terbitkan Pada: 8 Juli 2019 by Corps News

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Loading...
TERIMA KASIH
TELAH MENGUNJUNGI CORPSNEWS
MEDIA FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat