CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

PIMNAS KORPS Nusantara ZULKARNAIN HASAN SHI : Kalah Belum Tentu Hina, Menang Belum Tentu Mulia Dan yang Curang Pasti Celaka

KorpsNews.Jakarta, Indonesia — Ketua Bidang Anti Korupsi PIMNAS KORPS Nusantara Zulkarnain Hasan SHI menolak upaya rekonsiliasi antara calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Uno dengan calon presiden-wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin usai putusan Mahkamah Konstitusi yang telah menolak permohonan kubu Prabowo-Sandi.

Menurut Zulhas, Pak Prabowo Subianto tidak perlu membawa partainya berkoalisi dengan pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin Periode yang kedua 2019 – 2024 mendatang. Kata Zulhas, Ex Partai-Partai Koalisi Prabowo Sandi lebih baik menjadi bagian pihak yang kalah dan tidak perlu menjadi kutu loncat ke kubu pemenang yang Curang.

“Sebab proses demokrasi itu adalah pilihan. Jadi yang kalah No Problem karena Kalah belum tentu Hina, yang menang, menang belum tentu Mulia. Dan yang curang pasti Celaka,” kata Zulhas Jalan Kendal Menteng jakarta Pusat, (30 Juni 2019 Pukul 20:19 WIB.

Loading...

Zulhas menjelaskan bahwa demokrasi membutuhkan oposisi. Harus ada pihak yang mengawasi serta mengkritik bilamana ada kekeliruan penyelenggaraan dalam pemerintahan.

Kata Zulhas, Pak Prabowo mampu menjadi oposisi yang kuat. Dan merujuk dari total suara yang diperoleh Prabowo-Sandi di Pilpres 2019, yakni sekitar 45 persen. Menurutnya, dengan jumlah pemilih yang begitu besar, Prabowo-Sandi dapat menjadi oposisi yang serius.

Loading...

“Besar sekali, makanya, ini kan bukan masalah Prabowo atau apa, ini masalah 45 persen itu 70 juta lebih. Harus dihargai,” kata Zulhas “Demokrasi harus selalu ada check and balance, jadi yang yang berkuasa dikontrol oleh oposisi.”

Zulhas mengakui bahwa di internal Prabowo sandi ada pihak yang berharap menjadi bagian dari pemerintahan Jokowi-Maruf. Meski begitu, ada pula yang menolak.

Zulhas seolah enggan larut dalam pro dan kontra tersebut. Menurutnya, itu adalah hal yang biasa dalam organisasi.

Loading...

Zulhas juga membantah Oposisi sudah mendapat tawaran secara resmi untuk menjadi bagian dari koalisi pemerintahan selanjutnya. Perihal agenda pertemuan Prabowo dan Jokowi yang masih belum jelas, zulhas tidak mau menanggapi serius. Dia menegaskan bahwa Prabowo dan Jokowi berkawan Baik satu sama lain. Karenanya, pertemuan antara keduanya bukan perkara sulit.

“Enggak ada problem dua duanya, sering ketemu kok. Jadi kalau bicara ketemu, enggak ada masalah,” ucap zul.Alumni Ahkwalus syahksiyah IAIN Sultan Amai Gorontalo 2011.

CorpsNews/Iwa

Terbitkan Pada: 30 Juni 2019 by Corps News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Loading...
TERIMA KASIH
TELAH MENGUNJUNGI CORPSNEWS
MEDIA FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat