CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

SUKU BOTI : Kepercayaan Kepada Nenek Moyang ,Tuhan Langit dan Tuhan Alam

CORPSNEWS/NTT – Suku Boti dari masa ke masa tetap mempertahankan tradisi lama dan kepercayaannya kepada nenek moyang dan Tuhan Langit  (Uis Neno) Tuhan Alam atau kolong langit (Uis Pah).

Kami tetap mempertahankan kepercayaan ini karena kami percaya bahwa di Kolong langit ini pada permulaannya manusia hidup itu hanya mengenal 4 hari yaitu hari ini (neno i) Esok ( noka) lusa (meo) tula (sina). Kami tidak kenal yang namanya 7 hari dalam seminggu, sesuai dengan penglihatan kami 7 hari dalam seminggu hadir itu karena adanya agama, Pendidikan dan Pemerintahan sehingga manusia sekarang mereka mengikuti perubahan dan beragama.

Memang benar kami tidak beragama dan kami tetap hidup dalam kepercayaan lama atau di sebut Halaika namun kami tidak perna bermusuhan kami hidup aman nyaman dan harmonis hal ini di sampaikan oleh Usif Heka Benu di Sonaf Boti Minggu, 21 April 2019.

Loading...

Ditambah oleh Usif Namah Benuh  mengenai tradisi  (Tof lene)  atau bersihkan Ladang, biasanya bulan Agustus kami keluar ke ladang untuk berdoa  kepada alam untuk memberikan kekuatan supaya kami kerja membersihkan ladang. Sesudah membersihkan ladang kami menunggu hujan turun kami berdoa untuk menanam sesudah menanam berarti kami menunggu saja untuk Panen hasil.

Hasil sudah matang untuk di panen berarti kami semua keluar ke ladang untuk berdoa kepada alam karena Alam sudah memberi hasil yang cukup. jadi ada satu tempat yang sudah disiapkan dari sejak dulu kalah supaya kami berkumpul dan berdoa bersama

Loading...

Kami keluar dan membawa semua persembelian kami berupa ternak yang ada untuk sembelikan kepada Uis Pah dan Uis Neno agar kami diterberkati supaya kami ambil dan makan jangan ada pantangan, ternak seperti Kambing Ayam Sapi Babi  kami bawah dan bersukarya bersama selama 1 hari 1 malam lamanya

Seluruh tanaman yang ada dalam ladang juga kami bawa untuk mempersembahkan kepada Alam karena ia sudah memberikan kasih kita hasil,  pembawaan seperti jagung ubi-ubian Kacang-kacangan pisang kelapa.

Kami mempertahankan tradisi masa lalu karena kami percaya bahwa hasil panen kami tidak perna akan habis dimakan, tetap ada sampai musim tanam dan akan tiba musim  panen lagi juga masih tetap ada.

Loading...

Kami juga tidak perna menjual hasil kebun seperti Jagung ubi-ubian dan pisang karena ini makanan pokok kami, kalau hasil yang lain kami jual itu seperti kemiri asam dan ternak.

Keseharian kami itu kerja kerja dan kerja dan kami menolak sumbangan dari Pemerintah baik itu bentuk beras dan uang, kalau untuk kerja kami tetap berpartisipasi aktif tetapi tidak membutuhkan cinta kasih, contoh pekerjaan jalan  kami ikut kerja tetapi kami tidak terima bayaran karena kami kerja membangun kampung kami sendiri.

Usif  memerintahkan masyarakatnya untuk kerja agar memperoleh makanan supaya jangan menerima sumbangan, alasan kami menolak sumbangan karena kalau kami terima sumbangan berarti kami tidak kerja tiap hari duduk dan mulai berhitung sudah tanggal berapa dan bulan berapa supaya sumbangan itu datang. Lebih baik menolak agar etos kerja kami tetap dipertahankan

(Yulius Tamonob/Corpsnews)

Terbitkan Pada: 22 April 2019 by Corps News

One thought on “SUKU BOTI : Kepercayaan Kepada Nenek Moyang ,Tuhan Langit dan Tuhan Alam

  1. Loading...
    Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Loading...
TERIMA KASIH
TELAH MENGUNJUNGI CORPSNEWS
MEDIA FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat