CORPS NEWS

FAKTUAL DAN BERIMBANG

SELAMAT DATANG
DI MEDIA CORPS NEWS
FAKTUAL DAN BERIMBANG

Bung Rogger Evantino : JOKOWI DIBELA SAURIP KADI – PEMBELAAN YANG SALAH KAPRAH TENTANG PERTAHANAN NEGARA

Bung Rogger Evantino

JOKOWI DIBELA SAURIP KADI – PEMBELAAN YANG SALAH KAPRAH TENTANG PERTAHANAN NEGARA

(Oleh : BUNG ROGGER EVANTINO -EXECUTIVE EXPERT BPN PRABOWO SANDI)

CORPSNEWS/JAKARTA – Sehari setelah debat Capres ke 4 yang di gelar KPU RI di Ballroom Hotel Sangrila Jakarta, Sabtu 30/3/2019.

Loading...

Banyak pemikir – pemikir handal dan pengamat dadakan ramai bermunculan dengan statement yang sangat nampak jelas blunder dan ngawur.

Kesampingkan dulu itu. Bicara tentang PERTAHANAN NEGARA, sangat jauh dan tidak bisa disamakan antara seorang PRABOWO SUBIANTO yang adalah seorang Purnawirawan Baret Merah di lingkup satuan yang bersemboyan KARTIKA EKA PAKSI yang malang melintang mengisi jabatan strategis di lingkungan TNI AD, dengan seorang yang sama sekali tidak punya kapasitas dan mengenyam pendidikan militer. PRABOWO Bicara dengan pengalaman, pernah terlibat langsung, pernah jadi prajurit dan pernah pula pimpin operasi untuk menjalankan misi negara. Sedangkan Jokowi bicara Pertahanan Negara, yang dia tau adalah laporan dan juga reeport dari staf atau bawahan yang membisiki. Disini saja kita sudah bisa tarik benang merah untuk melihat kualitas debat dari sisi penguasaan materi, kesesuaian dengan tema dan cara berpikir antara kedua kandidat yang tampil dalam debat capres semalam.

Loading...

Mungkin anda semua masih ingat, saat debat PILPRES 2014 yang lalu dengan tema yang sama. Sebagai anak bangsa yang menyimak perdebatan itu, serasa kita tidak akan pernah dihormati oleh negara lain, karena seorang Manager yang hanya seorang tukang mebel, dipungut dijalan dengan dalil Demokrasi dan Kehendak Rakyat lalu diberi kepercayaan mengurus sebuah Kapal Besar bernama INDONESIA selama 5 tahun. Kekewathiran tersebut terjawab dan nyata saat ini, sehingga butuh seorang LEADER yang memahami persoalan, yang bisa membawa bangsa ini kembali ke track yang sesungguhnya untuk sebuah penghormatan akan sebuah bangsa yang besar seperti INDONESIA. Hemat saya, Jokowi sebagai Presiden terlalu berpikir dan menyederhanakan semua persoalan dengan menganggap enteng soal pertahanan negara, seperti yang disederhakan dalam kartu kartu sakti itu.NOT AS YOU THINK MR. PRESIDENT..!!!

Bukankah 2014 lalu saat debat ketiga Anda sendiri mengatakan Bahwa Tank Leopard tidak cocok untuk digunakan oleh bangsa ini karena beratnya 63 Ton yang dapat merusak jalan..??? Setelahnya, hampir 5 tahun anda menjabat, gagasanmu dulu untuk memanfaatkan pesawat tanpa awak dengan konsep Drone untuk memantau dan menjaga wilayah NKRI itu sudahkah terwujud…??
Ini bukan soal like or dislike, tetapi soal NATIONAL SECURITY yang harus anda pahami. Ini juga bukan soal cat atau vernis kayu untuk sebuah mebel, tetapi soal kedaulatan bangsa yang anda sebagai panglima tertinggi punya tanggungjawab untuk unjuk gigi dihadapan sesama bangsa lain. Pahamkah anda, teori devile pasukan dan alutsista sebuah bangsa dalam acara acara resmi kenegaraan..?? Dapatkah anda memahaminya dari sudut pandang psikologis sebuah negara..???
Saya makin yakin, 4,5 tahun ini anda dibisiki oleh pembisik yang salah dan ngawur soal NATION SECURITY.

Saya kaget bukan kepalang, ketika membaca tulisan seorang May.Jend TNI Purn. Saurip Kadi. Beliau ini turun ke medan perang pun tidak pernah. Hanya bintang dua yang kini jadi staf khusus Menkopolkam. Ketika Prabowo sudah menjadi PANGKOSTRAD, dia baru kolonel saat itu. Dulu di jaman SBY BOEDIONO suka teriak soal kedaulatan dan kemandirian bersama saya dan juga Gerakan HMS Pak Sasmito Hadinegoro Ketua LPEKN, Ibu Lily Wahid, Alm. K.H. Masyum Bondowoso, Bambang Soesatyo yang kini jadi Ketua DPR RI. Kami bersama Road Show dri USU MEDAN sapai UNED Jember tahun 2011 menyuarakan TRANPARANSI PENGELOLAAN PAJAK DAN KEUANGAN NEGARA. Sri Mulyani, Boediono Sasaran tembak saat itu bersama Darmin Nasution yang kami juluki TRIO BIG FISH MAFIA PAJAK.

Loading...

(Baca https://www.rmol.co/read/2012/01/10/51540/Gerakan-HMS:-Jangan-Lupakan-Trio-Big-Fish-Mafia-Pajak).

Tiba – tiba 2014 Jokowi terpilih RR masuk kabinet dia ditarik menjadi staf ahli mentri. Yang dulu dia maki dan dia kritisi, jadi menkeu. Semua itu hilang bak ditelan bumi. Tiba tiba seorang Letnan Jendral, Mantan Danjen Pasukan Elit bicara soal Pertahanan dan Keamanan, dengan mengingatkan Jokowi soal brefing dan juga masukan dari Intelijen Strategis, agar TIDAK DIANGGAP SEPELE, lalu Saurip ini ikut Komentari.
Ah….Pak Saurip…!!! Anda Over Lap. Anda tidak tahu apa yang dimaksud Pak Prabowo. Anda benar benar out of track. Apalagi dgn Posisi Staf Khusus Menkopolhukam kini?

Lali yah pak, di UC FE UGM Jogja 2011 lalu anda juluki saya Mutiara Flores. Di Hotel Aryaduta Jakarta, engkau minta saya sebgai anak muda untuk tidak menganggap remeh persoalan bangsa. Kini kau nyaman di posisimu, lalu kau lupa semua kalau kapal besar yang namanya INDONESIA ini kini telah digrogoti dri segala penjuru. Ketika seniormu mengingatkan agar jangan dianggap remeh, engkau malah pasang badan dan membela pimpinanmu yang tidak mengerti pertahanan, yang tidak memenuhi syarat dari sisi postur tubuh, yang dulu mungkin semasa SMA saja tidak pernah dipilih menjadi Penggerek Bendera, PASKIBRA Level kecamatan pun mungkin tidak pernah. Sudahlah Pak Saurip. Soal pertahanan Negara, sekali lagi jangan dianggap remeh.

Mungkin anda pak Saurip Kadi atau kalian yang tidak berafiliasi dengan PRABOWO – SANDI ketika membaca tulisan saya ini merasa terganggu dan bertanya. Kenapa sih saya Ngotot Prabowo Harus jadi Presiden..?? Ya, Jawabannya tegas. Prabowo kami yakini mampu mewujudkan INDONESIA RAYA. Otak & hatinya panas melihat Indonesia tersia-siakan dan tidak dihormati atau dianggap remeh oleh bangsa lain. Konteks “Mewujudkan Indonesia Raya” itu benar-benar menakutkan bagi musuh-musuh negara. Karena semua orang tau karakter Prabowo itu keras, satu kata dan perbuatan, konsekwen, tekad baja, tidak bisa disetir oleh siapapun.

Kemenangan Prabowo haruslah menjadi KEMENANGAN RAKYAT. Kemenangan Prabowo haruslah menjadi REVOLUSI RAKYAT JELATA. Ini ada spirit yang ditunggu, sehingga energi besar yang datang bersifat resultante kekuatan rakyat. Dan kekuasaan Prabowo adalah KEKUASAAN RAKYAT, DARI RAKYAT, OLEH RAKYAT, DAN UNTUK RAKYAT.

Sambil ikhtiar menyongsong REVOLUSI RAKYAT, kepada semua simpul KOALISI INDONESIA ADIL MAKMUR, jangan lupa kita berdoa kepada Tuhan Sang Pencipta, agar kemenangan dapat tercapai. Dan perjuangan Prabowo bersama rakyat direstui oleh Tuhan Yang Maha Esa, untuk kita wujudkan INDONESIA RAYA yang sesungguhnya.

Carlos Rogger Evantino – Alumni PUSDIKLAT Partai Gerindra Rezimen II Sudirman Tahun 2012, saat ini dipercaya sebagai Executive Expert BPN Prabowo Sandi yang juga adalah SEKJEN KOMANDO RELAWAN PRABOWO – SANDI (KORPS) NUSANTARA”

Terbitkan Pada: 12 Juli 2020 by Corps News

2 thoughts on “Bung Rogger Evantino : JOKOWI DIBELA SAURIP KADI – PEMBELAAN YANG SALAH KAPRAH TENTANG PERTAHANAN NEGARA

  1. Loading...
    Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Loading...
TERIMA KASIH
TELAH MENGUNJUNGI CORPSNEWS
MEDIA FAKTUAL DAN BERIMBANG
Open chat
1
Selamat Datang Di Media Online Kami
Untuk Informasi CorpsNew Silahkan Chat